Minggu, 12 Agustus 2018

Produk Unggulan Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, yang telah dikembangkan bersama KKN kelompok 84 Universitas Trunojoyo Madura, meliputi :
1. Kue Ubi Jalar (Yam Cake)
2. Bubuk Cabai (Chili Powder)
Berikut merupakan video pembuatan kedua produk tersebut:

 Tutorial Pembuatan Yam Cake


 Tutorial Pembuatan Chili Powder









Selasa, 07 Agustus 2018

MERIAHNYA LOMBA PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL DI DESA BANJAR TABULU

Peringatan Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 27 Juli. Perlombaan yang berlangsung di SDN Banjar Tabulu 1 ini mengusung 2 macam lomba pendidikan formal yaitu Lomba Cerdas Cermat (LCC) dan Menggambar Kaligrafi.

Para peserta yang seluruhnya dari Sekolah Dasar di Banjar Tabulu berusaha menampilkan hasil yang terbaik pada setiap lomba yang diikuti. “Baru pertama kali mengikuti lomba kaligrafi, waktu latihannya hanya satu minggu. Awalnya memang saya tidak bisa, tapi setelah saya dipilih sebagai delegasi dalam lomba Kaligrafi tingkat SD oleh pak guru, saya berlatih dibantu pak guru.” Ungkap Muhammad Rio, siswa kelas 6 peraih juara 1 Lomba Kaligrafi dari SDN Banjar Tabulu 3.

Lomba Kaligrafi sendiri diikuti oleh Sembilan peserta siswa sekolah dasar di Desa Banjar Tabulu, masing – masing sekolah mengirim paling banyak tiga orang siswa, baik putera maupun puteri untuk menjadi peserta. Sedangkan untuk Lomba Cerdas Cermat diikuti oleh 18 peserta yang terdiri dari enam kelompok. Masing – masing sekolah mengirimkan dua tim yang terdiri dari enam peserta. Lomba Cerdas Cermat dilaksanakan dengan dua tahap, yang pertama babak penyisihan dimana peserta diberikan soal untuk dijawab bersama – sama dengan kelompok masing – masing dengan waktu kurang lebih 30 menit. Setelah itu tiga kelompok dengan nilai tertinggi akan lanjut ke babak final.

“Saya senang mengikuti lomba cerdas cermat ini karena menambah wawasan dan pengalaman. Dapat teman baru, biasanya cuma kenal sama anak – anak yang satu sekolah saja.” Ujar Anis, salah satu peserta lomba cerdas cermat dari SDN Banjar Tabulu 2. Harapan panitia untuk para peserta adalah semoga para peserta bisa istiqomah dalam seni islam kaligrafi, dan lebih giat dalam belajar, sehingga dapat mengikuti berbagai ajang perlombaan lainnya dan mencetak generasi emas bangsa yang berbakat.

Rabu, 01 Agustus 2018

ANTUSIASME SISWA SDN BANJAR TABULU 1 TERHADAP PEMBELAJARAN DI LUAR SEKOLAH

Kelompok KKN 84 Universitas Trunojoyo Madura mengunjungi SDN Banjar Tabulu 1 Kecamatan Camplong untuk melakukan kerjasama dengan lembaga sekolah dalam mengembangkan pendidikan anak-anak desa banjar tabulu. Kelompok KKN 84 mendapatkan respon baik dari guru-guru dan anak – anak Desa Banjar Tabulu.
Salah satu kegiatan dari kelompok KKN 84 Universitas Trunojoyo Madura yaitu mengembangkan pendidikan anak-anak desa Banjar Tabulu. “Dengan adanya KKN ini, saya berharap mahasiswa dapat menyalurkan sedikit ilmunya kepada anak – anak agar bisa memberikan perubahan kepada siswa untuk lebih giat lagi dalam belajar di sekolah maupun diluar sekolah, serta siswa dapat meraih prestasi yang bagus dan juga bisa mengharumkan nama baik orang tua dan juga sekolah.” Kata Kepala Desa Banjar Tabulu, H. Radin.
Tepatnya pada hari Kamis, kelompok KKN 84 melakukan observasi, pengenalan dan sekaligus perizinan ke sekolah dasar yang ada di Desa Banjar Tabulu Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang. Dari pengenalan yang dilakukan di setiap kelas, siswa – siswi yang bersekolah di SDN Banjar Tabulu 1 Camplong diajak untuk berkontribusi dalam program khusus pengembangan dan peningkatan pendidikan khususnya di Desa Banjar Tabulu. Baru saja diberitahukan kepada para siswa bahwa pembelajaran diluar sekolah/les akan dilaksanakan pada hari senin tanggal 23 Juli 2018, namun beberapa dari mereka telah mendatangi Posko KKN 84 pada siang harinya sekitar pukul 12.30 WIB untuk belajar bersama. Padahal mereka harus mendatangi Madrasah Diniyah pada pukul 14.00 WIB.
Siswa yang datang lebih di dominasi perempuan, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 Sekolah Dasar. Kemudian anak – anak tersebut dibagi sesuai dengan kelas masing – masing untuk belajar bersama dengan mahasiswa yang mengajar. Menariknya, ada salah satu siswi kelas 1 SD bernama Naila Husna (7) yang baru saja menginjakkan kaki di sekolah dasar mulai beberapa hari yang lalu setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri, telah pandai membaca dan berhitung dengan lancar tanpa bantuan dari kakak – kakak yang sedang mengajar. Dengan adanya kegiatan bimbingan belajar ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas belajar siswa.
x